Radargempita.co.id
DELI SERDANG – Bupati Deli Serdang dr H Asri Ludin Tambunan melantik 53 pejabat administrator, pengawas, fungsional, dan kepala puskesmas di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang, Kecamatan Lubuk Pakam.

Pelantikan ini merupakan bagian dari langkah percepatan kinerja birokrasi dan penguatan pelayanan publik di berbagai sektor strategis. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa jabatan bukan hanya posisi administratif, melainkan amanah yang akan dievaluasi berdasarkan capaian kerja.
“Jabatan yang Saudara emban hari ini bukan sekadar prosesi pelantikan atau rotasi, tetapi amanah negara untuk mendukung pencapaian visi Presiden, Gubernur, serta visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Bupati.
Menurutnya, mutasi dan pelantikan di Kabupaten Deli Serdang dilakukan untuk memastikan organisasi pemerintahan bergerak lebih cepat, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Penempatan pejabat didasarkan pada kebutuhan organisasi dan usulan pimpinan perangkat daerah.
Bupati menegaskan evaluasi terhadap pejabat akan dilakukan secara berkala dan objektif dengan tolok ukur utama berupa kinerja. “Dalam enam bulan akan dilakukan evaluasi. Jika tidak mencapai target, akan dilakukan rotasi bahkan demosi,” tegasnya.
Bupati juga meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk membangun pola kerja yang cepat, responsif, dan berintegritas. Tidak boleh ada aparatur yang memperlambat pelayanan atau menyalahgunakan wewenang.

Khusus untuk pejabat di Dinas Cipta Karya, Bupati meminta agar kualitas pelayanan terus diperbaiki, terutama dalam proses penerbitan izin, sehingga masyarakat tidak menghadapi keterlambatan atau praktik yang tidak diinginkan. “Jadikan Dinas Cipta Karya sebagai salah satu dinas dengan kinerja terbaik di Kabupaten Deli Serdang,” katanya.
Sementara itu, kepada para kepala puskesmas yang baru dilantik, Bupati menekankan pentingnya penguatan pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk mendukung program pemeriksaan kesehatan gratis, penanganan tuberkulosis, percepatan penurunan stunting, dan berbagai program kesehatan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya pelayanan publik yang mudah dan humanis di seluruh sektor, mulai dari pendidikan, administrasi kependudukan hingga pelayanan perpajakan daerah.
“Masyarakat sudah bersyukur mau membayar pajak, jangan lagi dipersulit. Tugas kita adalah melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar jabatan tidak dimaknai sebagai simbol kebanggaan semata, melainkan tanggung jawab besar yang harus dibuktikan melalui hasil kerja nyata.
“Selamat bertugas, kerjakan dengan baik, jangan berbuat hal yang tidak pantas, jangan merugikan negara dan jangan mempersulit masyarakat. Semoga enam bulan ke depan kita bertemu lagi dengan hasil kinerja yang lebih baik,” tutupnya. (RiL3N)












