Radargempita.co.id
Wamena, — Kepolisian Daerah Papua mengirim sekitar 300 personel Brimob ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, guna memperkuat pengamanan pascakonflik antarsuku serta mencegah terjadinya bentrokan susulan.

Perwira Penghubung Polda Papua di Papua Pegunungan, Kombes Pol Andi Y Enoch, mengatakan penambahan personel dilakukan atas arahan Kapolda Papua untuk mempercepat pemulihan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut.
“Sekitar 300 personel Brimob Polda Papua diterbangkan ke Wamena untuk membantu pengamanan dan memulihkan situasi kondisi di sini,” kata Andi di Wamena, Minggu (17/05).
Ia menjelaskan, personel tambahan tersebut telah diberangkatkan ke Wamena pada Sabtu sore guna mendukung pengamanan di sejumlah titik yang dinilai rawan.
Menurut Andi, kondisi kamtibmas di Wamena saat ini mulai berangsur kondusif. Aktivitas masyarakat, kata dia, juga perlahan kembali berjalan normal.
“Setelah kami melakukan pemantauan langsung ke lapangan, situasi kamtibmas sudah aman dan masyarakat telah kembali beraktivitas,” ujarnya.
Polda Papua bersama pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan kini fokus memulihkan kondisi sosial masyarakat pascakonflik, termasuk memastikan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan kembali berjalan normal.
“Kami bersama pemerintah daerah dan bapak gubernur berupaya secepatnya memulihkan kondisi daerah sehingga aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan dapat kembali seperti biasa,” katanya.
Polda Papua juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menahan diri dan menjaga perdamaian agar konflik serupa tidak kembali terjadi di Papua Pegunungan.
“Kami berharap perang antarsuku yang terjadi di Wamena tidak terulang lagi dan seluruh masyarakat dapat hidup damai, rukun, dan tenteram,” pungkas Andi.
(Lie)












