Menu

Mode Gelap
Sinergitas Polres Pelabuhan Belawan & Pemkab Deli Serdang Dukung Ketahanan Pangan

Home

Setdukab RI Apresiasi Inovasi Rehabilitasi BNN, Perkuat Program P4GN

badge-check


					Setdukab RI Apresiasi Inovasi Rehabilitasi BNN, Perkuat Program P4GN Perbesar

Radargempita.co.id

Hukum, – Badan Narkotika Nasional (BNN) menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Politik, Hukum, Keamanan, dan HAM Sekretariat Dukungan Kabinet RI di Balai Besar Rehabilitasi BNN, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/5).

Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi dan sinergi antar-lembaga dalam upaya penanganan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Indonesia.

Sekretaris Utama BNN RI, Tantan Sulistyana, menyampaikan apresiasi atas dukungan Sekretariat Dukungan Kabinet RI terhadap pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Foto: Istimewa

Menurutnya, dukungan tersebut telah terjalin melalui pengawalan Rencana Aksi Nasional (RAN) P4GN sejak beberapa periode terakhir hingga proses penyusunan rancangan Perpres RAN P4GN 2026–2029.

“Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan program P4GN secara berkelanjutan,” ujar Tantan, dikutip laman BNN.go.id, Kamis (14/05).

Sementara itu, Deputi Bidang Politik, Hukum, Keamanan, dan HAM Sekretariat Dukungan Kabinet RI, Purnomo Sucipto, mengatakan kunjungan kerja dilakukan untuk melihat secara langsung pelayanan rehabilitasi yang dijalankan BNN sebagai bentuk kehadiran negara dalam menangani persoalan narkotika.

Foto: Istimewa

Selain meninjau layanan rehabilitasi, rombongan juga menyerap informasi terkait capaian dan tantangan yang dihadapi BNN, termasuk dampak penyesuaian anggaran pemerintah terhadap optimalisasi program rehabilitasi dan pencegahan narkotika.

Dalam pemaparannya, BNN memperkenalkan sejumlah inovasi layanan rehabilitasi dan pencegahan, seperti rehabilitasi keliling, tele-rehabilitasi, Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM), SINARI Sekolah, program ANANDA BERSINAR, hingga Integrasi Kurikulum Anti Narkotika (IKAN).

Purnomo mengapresiasi berbagai inovasi tersebut, khususnya yang berfokus pada pendekatan rehabilitasi dan penyelamatan generasi muda dari ancaman narkotika. Ia menegaskan persoalan narkotika merupakan isu serius yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan seluruh pihak agar penanganannya tetap menjadi prioritas nasional.

Hasil pemantauan dan masukan dalam kunjungan kerja tersebut, lanjutnya, akan menjadi bahan koordinasi dan pelaporan guna mendukung penguatan kebijakan penanggulangan narkotika di tingkat nasional.

 

(Redaksi)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Latihan Satbak Tingkatkan Kesiapan Prajurit Yonarhanud 16 Kostrad

14 Mei 2026 - 20:09 WIB

Korban Penyiraman Cairan Kimia di Pacitan Dirujuk ke RS Luar Daerah

14 Mei 2026 - 19:17 WIB

Sunset di Kebun 2026 Padukan Musik, Edukasi Lingkungan, dan Konservasi Alam

14 Mei 2026 - 18:58 WIB

Kompolnas Soroti Peningkatan Pelayanan Usai Kapolda Metro Jaya Naik Pangkat Jadi Komjen

14 Mei 2026 - 18:15 WIB

Ekowisata Papua Barat Daya, Antara Menjaga Alam Dan Menghidupi Warga?

14 Mei 2026 - 17:46 WIB

Trending di Home

Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan