Radargempita.co.id
Kriminal, – Korban penyiraman cairan yang diduga mengandung bahan kimia di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Eko Susanto, dirujuk ke rumah sakit luar daerah untuk menjalani penanganan medis lanjutan akibat luka bakar pada wajah dan dada.

Direktur RSUD dr. Darsono Pacitan, dr Johan Tri Putranto, Kamis, mengatakan kondisi korban secara umum stabil. Namun, korban membutuhkan penanganan dokter spesialis bedah plastik dan rekonstruksi.
“Secara umum kondisi pasien stabil, tetapi memerlukan penanganan lanjutan oleh dokter spesialis bedah plastik dan rekonstruksi,” ujar Johan, Kamis (14/05).
Menurut dia, korban mengalami luka bakar akibat siraman cairan yang diduga berbahan kimia. Luka ditemukan di bagian wajah, kelopak mata, dagu, dan dada dengan dominasi di sisi kiri tubuh.
Johan menjelaskan luas luka bakar diperkirakan mencapai sekitar 10 persen. Meski demikian, dugaan paparan cairan kimia membuat korban memerlukan penanganan medis khusus.
Karena belum memiliki dokter spesialis bedah plastik, pihak rumah sakit merencanakan rujukan korban ke rumah sakit di Solo, Yogyakarta, atau RSUD dr. Soedono.
Pihak rumah sakit juga belum dapat memastikan jenis cairan yang digunakan pelaku. Kepastian mengenai kandungan cairan masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan oleh kepolisian.
Sebelumnya, Eko Susanto, warga Dusun Plugon, Desa Pagerrejo, Kecamatan Ngadirojo, menjadi korban penyiraman cairan oleh dua orang tak dikenal saat hendak mengambil dagangan ke Pasar Ngadirojo, Rabu pagi.
Peristiwa itu terjadi di jalan area persawahan Desa Wiyoro, Kecamatan Ngadirojo. Berdasarkan keterangan awal, pelaku sempat menghentikan korban dengan alasan hendak menyampaikan titipan sebelum menyiramkan cairan dari dalam botol.
Usai kejadian, korban meminta pertolongan ke Polsek Ngadirojo sebelum dibawa ke puskesmas dan kemudian dirujuk ke rumah sakit.
Kasus penyiraman tersebut kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
(Sandi Yudha)












