Menu

Mode Gelap
Sinergitas Polres Pelabuhan Belawan & Pemkab Deli Serdang Dukung Ketahanan Pangan

Berita

Hasto: Ambang Batas Parlemen Ditentukan Lewat Dialog Politik dan Kajian Komprehensif

badge-check


					Hasto: Ambang Batas Parlemen Ditentukan Lewat Dialog Politik dan Kajian Komprehensif Perbesar

Radargempita.co.id

Jakarta, — Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa penentuan besaran ambang batas parlemen (parliamentary threshold) akan dilakukan melalui mekanisme dialog politik lintas partai serta kajian mendalam.

Menurut Hasto, pembahasan angka ideal ambang batas tidak bisa diputuskan sepihak, melainkan harus melalui proses politik yang melibatkan partai parlemen maupun nonparlemen.

“Penentuan angka ideal akan dibangun melalui dialog dan kajian, seiring dengan dinamika preferensi pemilih pascareformasi,” ujarnya di Jakarta, Minggu (3/05).

Lebih lanjut Ia menjelaskan, sejak era reformasi yang dimulai pasca pemerintahan Soeharto, sistem demokrasi Indonesia telah mengalami sejumlah perubahan signifikan, termasuk dalam mekanisme pemilu yang digelar secara berkala setiap lima tahun.

Pada pemilu awal reformasi, partai politik diberi ruang luas untuk berkompetisi, tercermin dari banyaknya peserta pemilu.

Namun demikian, dalam konteks sistem presidensial, Hasto menilai diperlukan keseimbangan antara keterbukaan demokrasi dan efektivitas pemerintahan.

Ambang batas parlemen, kata dia, menjadi salah satu instrumen untuk mendorong penyederhanaan partai politik di parlemen tanpa mengabaikan kedaulatan rakyat.

“Ambang batas parlemen pada dasarnya adalah mekanisme seleksi politik oleh rakyat untuk menentukan partai yang berhak memiliki representasi di DPR,” jelasnya.

Ia menambahkan, seiring perjalanan waktu, besaran ambang batas tersebut mengalami penyesuaian secara bertahap guna memperkuat konsolidasi politik dan meningkatkan efektivitas kerja pemerintahan.

Terkait angka konkret yang akan diusulkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu,

Hasto menegaskan hal itu masih dalam tahap pembahasan dan akan diputuskan melalui kajian komprehensif serta kesepakatan politik bersama.

PDI Perjuangan, lanjut dia, membuka ruang dialog dengan seluruh partai politik, termasuk yang belum memiliki kursi di parlemen, guna memastikan setiap kepentingan terakomodasi secara proporsional.

“Hasil dialog diharapkan mengerucut pada kesepakatan bersama mengenai besaran ambang batas parlemen yang ideal,”pungkasnya.

(Lie)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Patroli Malam Koramil 05/Kebon Jeruk Sasar Titik Rawan, Antisipasi Tawuran hingga Balap Liar

31 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Perkuat Keamanan Lingkungan, Babinsa Koramil Kebon Jeruk Dorong Warga Aktifkan Siskamling

31 Agustus 2026 - 22:13 WIB

GKR Bendara : Ngopi Bareng PUTRI DIY Jadi Road to JCWF 2026

31 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Mahasiswa BINUS UNIVERSITY Christoffer Edbert Tembus Top 3 Clash of Champions Season 3, Jadi Satu-satunya Wakil PTS

31 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

31 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Trending di Berita

Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan