Radargempita.co.id
DELI SERDANG, — Ruas jalan milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, dilaporkan mengalami kerusakan parah.

Sejumlah titik di jalur lintas provinsi tersebut dipenuhi lubang, genangan lumpur, serta hamparan bebatuan yang membahayakan pengguna jalan.
Kondisi ini dinilai mengganggu aktivitas harian masyarakat yang bergantung pada akses jalan tersebut, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun kegiatan ekonomi lainnya.
Seorang warga STM Hilir, Bolang GGS, mengungkapkan kerusakan terjadi di beberapa desa dengan tingkat keparahan berbeda.
Di Desa Talun Kenas, terdapat dua ruas jalan rusak dengan kedalaman lubang mencapai sekitar 15 sentimeter.

Foto: Istimewa (Kondisi Jalan Berlubang)
Sementara di Desa Sumbul, ditemukan sedikitnya lima titik kerusakan, salah satunya membentang sepanjang 50 hingga 100 meter.
“Kerusakan ini sudah berlangsung bertahun-tahun dan belum mendapat penanganan serius dari pemerintah,” ujar Bolang, Jumat (1/05).
Ia menambahkan, kondisi serupa juga ditemukan di sejumlah desa lain di wilayah tersebut, menunjukkan persoalan infrastruktur yang belum tertangani secara menyeluruh.
Warga berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, termasuk Gubernur Bobby Nasution, segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan tersebut demi keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
Menurut Bolang, kerusakan jalan juga kerap memicu kecelakaan lalu lintas, dengan korban berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga pekerja.
“Jangan sampai harus menunggu lebih banyak korban jatuh baru ada perbaikan,” pungkasnya.
Warga mendesak adanya respons cepat dan terukur dari pemerintah daerah agar kondisi jalan yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat itu dapat segera diperbaiki.












