Radargempita.co.id
JAKARTA BARAT, – Seorang pria berinisial ES (30) diamankan polisi setelah diduga membunuh istrinya, R (40), di kediaman mereka di Jalan Padamulya VIII, RT 001/RW 009, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (19/06) sore.

Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat membenarkan bahwa terduga pelaku telah diamankan dan saat ini kasusnya ditangani oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.
“Terduga pelaku sudah ditangkap. Selanjutnya ditangani Satreskrim Polres,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi, Jumat malam.
Peristiwa tersebut terungkap setelah Polsek Tambora menerima laporan mengenai penemuan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah sekitar pukul 15.00 WIB.

Foto: Istimewa
Menindaklanjuti laporan itu, petugas piket buser mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi terduduk dengan kain seprai yang terlilit di leher dan terikat pada teralis jendela.
“Petugas mendapati korban dalam keadaan terduduk dan di lehernya terlilit kain seprai yang diikat ke teralis jendela,” kata Wahyu.
Polisi kemudian memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi. Dari hasil pemeriksaan sementara, muncul dugaan bahwa korban tewas akibat tindakan suaminya sendiri.
Saat petugas masih melakukan pengamanan TKP, ES diketahui keluar dari dalam rumah dan langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat piket buser sedang mengamankan TKP, pelaku keluar dari dalam rumahnya dan selanjutnya diamankan serta dibawa ke Polsek Tambora,” tambah Wahyu.

Foto: Istimewa
Pada kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Irfan Sipayung membenarkan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan dalam kasus tersebut.
“Ya benar, korban meninggal diduga dibunuh oleh suaminya,” ujarnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Sudrajat Djumantara mengatakan penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, dugaan sementara korban meninggal akibat cekikan menggunakan kain seprai berwarna merah muda yang ditemukan di lokasi.
“Belum dapat dipastikan. Tapi dugaan sementara dicekik menggunakan kain seprai. Barang bukti seprai ditemukan di TKP,” kata Sudrajat.
Hingga kini, penyidik masih mendalami motif serta kronologi lengkap peristiwa tersebut. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti guna mengungkap fakta secara menyeluruh.
(Nadilla. F)












