RADARGEMPITA.CO.ID
BELAWAN – PT Belawan Indah (BI) kembali menjadi sasaran penyerangan sekelompok orang bersenjata tajam yang terjadi di Jalan Besar Medan-Belawan, Kampungsalam, Sabtu (20/6) sekitar pukul 10.30 WIB. Akibat kejadian itu, empat pekerja terdiri dari sopir dan petugas keamanan mengalami luka kritis dan harus dilarikan ke RS Pelindo.

Menurut keterangan karyawan, puluhan pekerja berusaha bertahan melawan sekitar 50 orang penyerang. Aksi ini diduga dilakukan atas perintah pihak PT SBP yang ingin mendirikan tembok pagar di areal yang dikuasai PT BI. Masalah ini diketahui sudah berlangsung seminggu dan pernah dilaporkan ke polisi.
Pantauan di lokasi, selain korban luka, satu unit mobil dan beberapa sepeda motor milik pekerja rusak atau dijarah. Seorang warga yang memotret kejadian bahkan diancam dan dipaksa menghapus rekamannya. Warga setempat menyebut penyerang merupakan oknum ormas dibantu pemuda sekitar.
Kuasa Hukum PT BI, Dr Darmawan Yusuf, mengecam keras aksi tersebut. Ia menjelaskan sengketa lahan ini sudah dimediasi, dan hasilnya memerintahkan PT SBP menghentikan pembangunan karena tidak memiliki izin mendirikan bangunan. Namun larangan itu diabaikan.
“Kami desak Polres Pelabuhan Belawan segera menangkap para pelaku dan aktor intelektualnya. Negara tidak boleh tunduk pada premanisme,” tegasnya. Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian sudah berada di lokasi namun belum merilis keterangan resmi. (Ril)












