Menu

Mode Gelap
Sinergitas Polres Pelabuhan Belawan & Pemkab Deli Serdang Dukung Ketahanan Pangan

Breaking News

Makna Hari Kenaikan Yesus Kristus dan Alasan Umat Kristen Merayakannya

badge-check


					Makna Hari Kenaikan Yesus Kristus dan Alasan Umat Kristen Merayakannya Perbesar

Radargempita.co id

Ragam, – Hari Kenaikan Yesus Kristus menjadi salah satu perayaan penting dalam tradisi umat Kristen di seluruh dunia. Peristiwa ini diyakini sebagai momen ketika Yesus Kristus naik ke surga pada hari ke-40 setelah kebangkitan-Nya dari kematian, yang diperingati melalui Hari Paskah.

Dalam ajaran Kristen, Kenaikan Yesus bukan sekadar peristiwa spiritual, melainkan simbol kemenangan, pemuliaan, dan penggenapan karya keselamatan bagi umat manusia. Karena itu, perayaan ini memiliki kedudukan penting sejajar dengan Natal, Paskah, dan Pentakosta.

Peristiwa Kenaikan dalam Kitab Suci

Kisah tentang kenaikan Yesus tertulis dalam kitab Kisah Para Rasul di Perjanjian Baru. Setelah bangkit dari kematian, Yesus disebut beberapa kali menampakkan diri kepada para rasul selama 40 hari. Setelah itu,

Ia terangkat ke surga di hadapan mereka dan tertutup oleh awan, yang dalam tradisi Alkitab melambangkan kehadiran Allah. Sejumlah kitab lain dalam Perjanjian Baru juga menyinggung peristiwa tersebut, meski dengan penekanan yang berbeda. Injil Yohanes, misalnya, lebih menekankan pemuliaan Yesus segera setelah kebangkitan.

Sementara Injil Lukas menggambarkan peristiwa yang serupa dengan Kisah Para Rasul, namun tanpa menyebut rentang waktu 40 hari.
Kepercayaan mengenai kenaikan Yesus juga tercantum dalam Pengakuan Iman Para Rasul yang digunakan gereja mula-mula dalam pembaptisan umat Kristen.

Foto: Kenaikan Yesus Kristus, dalam kepercayaan Kristen, adalah naiknya Yesus Kristus ke surga pada hari ke-40 setelah kebangkitan-Nya (Paskah dihitung sebagai hari pertama).

Makna Teologis bagi Umat Kristen

Bagi umat Kristen, Kenaikan Yesus Kristus memiliki makna mendalam tentang kemenangan atas kematian dan pengangkatan Yesus ke dalam kemuliaan ilahi. Peristiwa ini dipahami sebagai penegasan bahwa Yesus kembali kepada Allah Bapa setelah menyelesaikan misi penebusan di dunia.
Selain itu,

Kenaikan Yesus juga dipandang sebagai harapan bagi umat manusia untuk memperoleh kehidupan kekal. Dalam ajaran gereja, Yesus naik ke surga bukan untuk meninggalkan manusia, melainkan membuka jalan agar umat percaya dapat mengambil bagian dalam kehidupan ilahi.

Periode 10 hari setelah Kenaikan hingga Pentakosta pun diisi dengan suasana sukacita dan pengharapan atas kemenangan Kristus yang bangkit.

Tradisi Perayaan di Berbagai Negara

Perayaan Kenaikan Yesus Kristus berkembang menjadi tradisi keagamaan dan budaya di berbagai negara. Di gereja-gereja Barat, salah satu simbol liturgi yang khas adalah pemadaman lilin Paskah saat misa Kenaikan. Tradisi ini melambangkan berakhirnya kehadiran fisik Kristus di bumi.

Pada Abad Pertengahan di Eropa, masyarakat bahkan menggelar prosesi dramatik yang menggambarkan perjalanan Yesus bersama para rasul menuju Bukit Zaitun. Ada pula tradisi mengangkat salib atau patung Yesus ke atas atap gereja sebagai simbol kenaikan ke surga. Di Jerman, perayaan ini dikenal sebagai Christi Himmelfahrt dan ditetapkan sebagai hari libur nasional. Perayaan tersebut juga bertepatan dengan Hari Ayah atau Vatertag, yang biasanya diramaikan kegiatan berkumpul keluarga hingga perjalanan wisata bersama.

Sementara di Indonesia, Hari Kenaikan Yesus Kristus juga diakui sebagai hari libur nasional. Momentum ini dimanfaatkan umat Kristen untuk mengikuti misa, ibadah, dan doa bersama di gereja.

Momentum Refleksi dan Persatuan

Lebih dari sekadar tradisi keagamaan, Hari Kenaikan Yesus Kristus menjadi momentum refleksi spiritual bagi umat Kristen tentang iman, pengharapan, dan nilai kasih. Di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, peringatan ini juga mencerminkan penghormatan terhadap kebebasan beragama dan toleransi antarumat beragama yang terus dijaga bersama.

 

(Lie / Foto Nationalgeographic.co.id)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Klok: Persib Siap Hadapi Semua Tantangan di Sisa Musim

14 Mei 2026 - 23:04 WIB

Setdukab RI Apresiasi Inovasi Rehabilitasi BNN, Perkuat Program P4GN

14 Mei 2026 - 20:30 WIB

Latihan Satbak Tingkatkan Kesiapan Prajurit Yonarhanud 16 Kostrad

14 Mei 2026 - 20:09 WIB

Korban Penyiraman Cairan Kimia di Pacitan Dirujuk ke RS Luar Daerah

14 Mei 2026 - 19:17 WIB

Sunset di Kebun 2026 Padukan Musik, Edukasi Lingkungan, dan Konservasi Alam

14 Mei 2026 - 18:58 WIB

Trending di Home

Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan