Radargempita.co.id
Tangerang, – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kecamatan Gunung Kaler yang berlangsung pada 23–27 April 2026 digelar meriah melalui berbagai rangkaian kegiatan.

Namun, di balik semarak seremoni tersebut, muncul sorotan terhadap kondisi fasilitas kantor kecamatan yang dinilai kurang terawat, serta minimnya kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lokasi, bagian depan gedung Kecamatan Gunung Kaler tampak relatif rapi. Akan tetapi, kondisi berbeda terlihat pada sisi samping hingga belakang bangunan.
Sejumlah plafon tampak rusak dan berlubang, kabel menjuntai tidak tertata, serta dinding berlumut yang mencerminkan kurangnya perawatan.
Kondisi ini dinilai kontras dengan momentum HUT ke-20 yang seharusnya menjadi ruang evaluasi dan pembenahan, khususnya dalam peningkatan kualitas sarana pelayanan publik.
Bahkan, area kantor kedinasan camat disebut-sebut terlihat tidak terurus, memunculkan kesan seperti bangunan yang kurang difungsikan secara optimal.
Saat dikonfirmasi, Camat Gunung Kaler, Udin, meminta agar pemberitaan tidak terlalu menitikberatkan pada sisi negatif.
“Ya kang, bantulah jangan berikan berita yang jelek sekitar kantor pemerintah Kecamatan Gunung Kaler,” ujarnya kepada awak media baru-baru ini.
Meski demikian, pihak kecamatan menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang disampaikan.
Sikap terbuka terhadap kritik disebutkan terus dijaga, meskipun hingga kini belum terlihat langkah pembenahan yang signifikan di lapangan.
Selain persoalan fisik gedung, perhatian publik juga tertuju pada minimnya kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat selama perayaan berlangsung.
Warga menilai, rangkaian acara yang digelar belum menyentuh kebutuhan riil masyarakat, seperti kegiatan bakti sosial atau program pemberdayaan.
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa selama perayaan, pihak kecamatan lebih banyak disibukkan dengan agenda internal, seperti rapat-rapat, sehingga kehadiran langsung di tengah masyarakat dinilai kurang terasa.
Padahal, momentum peringatan dua dekade Kecamatan Gunung Kaler dinilai sebagai kesempatan strategis untuk memperkuat hubungan antara pemerintah kecamatan dengan masyarakat di sembilan desa yang berada di wilayah tersebut.
Masyarakat berharap, ke depan perayaan hari jadi tidak hanya berfokus pada kemeriahan seremonial, tetapi juga diiringi dengan program nyata yang berdampak langsung bagi warga.
Di sisi lain, pembenahan fasilitas kantor juga dinilai mendesak guna meningkatkan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh.
(Nadilla. F)











