Menu

Mode Gelap
Sinergitas Polres Pelabuhan Belawan & Pemkab Deli Serdang Dukung Ketahanan Pangan

Berita

Sertijab Kostrad Jadi Momentum Penguatan Profesionalisme dan Adaptasi Ancaman Modern

badge-check


					Sertijab Kostrad Jadi Momentum Penguatan Profesionalisme dan Adaptasi Ancaman Modern Perbesar

Radargempita.co.id

Jakarta – Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Mohammad Fadjar memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Korps Prajurit Kostrad di Ruang Mandala, Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat.

Foto: Istimewa

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan organisasi untuk menjawab tuntutan tugas yang kian kompleks dan dinamis.

Dalam sambutannya, Pangkostrad menegaskan, “regenerasi kepemimpinan bukan sekadar pergantian personel, melainkan langkah strategis untuk menjaga profesionalisme dan meningkatkan kemampuan organisasi agar tetap responsif, integratif, modern, dan adaptif terhadap perkembangan situasi,” ujar Pangkostrad dikutip laman penkostrad.go.id, Sabtu (25/04).

Sejumlah jabatan strategis diserahterimakan dalam kegiatan tersebut. Posisi Kepala Zeni Kostrad beralih dari Kolonel Czi Harry Pratomo kepada Kolonel Czi Eko Supri Setiawan. Jabatan Kepala Penerangan Kostrad diserahterimakan dari Kolonel Arm Eko Pristiono kepada Kolonel Arm Asep Hendra Budiana, sementara Kepala Hukum Kostrad beralih dari Kolonel Chk Fika Budhiana kepada Kolonel Chk Agus Mulyana.
Selain itu, jabatan Komandan Polisi Militer Kostrad diserahkan kepada Pangkostrad, serta jabatan Komandan Detasemen Markas Kostrad diterima oleh Kolonel Inf Eko Bintara Saktiawan.

Foto: Istimewa

Pangkostrad menyoroti bahwa perkembangan lingkungan strategis saat ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks dan multidimensional. Ancaman yang dihadapi tidak lagi bersifat konvensional, tetapi juga mencakup ancaman hibrida yang menggabungkan kekuatan militer dan nonmiliter.

Dalam konteks tersebut, prajurit Kostrad dituntut memiliki kesiapan tinggi, baik dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Tugas tersebut mencakup penanganan wilayah rawan konflik, ancaman separatis bersenjata, hingga potensi gangguan keamanan di kawasan perbatasan.

Lebih lanjut, Pangkostrad menekankan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada prajurit, satuan, serta bangsa dan negara.

“Para perwira diharapkan memiliki orientasi tugas yang jelas, berani mengambil keputusan, serta mampu menjadi teladan di garis depan,” pungkas Pangkostrad.

(Lie)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Vietnam Wedding Week 2026 Resmi Menutup The Love City, Satukan Fashion Pengantin, Pengalaman, dan Ekosistem Pernikahan

1 September 2026 - 14:45 WIB

Koramil 05/KJ Melalui Babinsa Duri Kepa Dorong Petugas Keamanan Perkuat Kewaspadaan dan Pelayanan Warga

1 September 2026 - 12:50 WIB

Koramil 05/Kebon Jeruk Perkuat Penanganan Darurat Sampah di Duri Kepa

1 September 2026 - 12:34 WIB

Erupsi Sinabung Setelah 5 Tahun Vakum: Kolom Abu 3.500 Meter, Radius 3-6 Km Dikosongkan

1 September 2026 - 11:13 WIB

Lumbung Pangan Terpadu Maluku Utara Didorong Jadi Pusat Ketahanan Pangan Indonesia Timur

1 September 2026 - 06:58 WIB

Trending di Berita

Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan