Radargempita.co.id
Olahraga, – Persib Bandung memastikan diri meraih gelar juara BRI Super League musim 2025/2026 usai bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu.

Tambahan satu poin cukup membawa Persib mengunci gelar liga untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Tim asuhan Bojan Hodak menutup musim dengan koleksi 79 poin, sama dengan raihan Borneo FC Samarinda.
Namun, Persib unggul dalam rekor pertemuan (head to head), sehingga berhak dinobatkan sebagai kampiun musim ini.
Di waktu yang bersamaan, Borneo FC menutup kompetisi dengan kemenangan telak 7-1 atas Malut United. Meski demikian, hasil tersebut tidak cukup menggusur Persib dari puncak klasemen akhir.
Dipimpin wasit asal Korea Selatan, Ko Hyungjin, Persib langsung tampil agresif sejak menit awal. Peluang pertama lahir pada menit keempat melalui tendangan jarak jauh Thom Haye yang masih melambung di atas mistar.
Semenit berselang, upaya Haye kembali menghasilkan sepak pojok, sementara sundulan Berguinho pada menit keenam belum menemui sasaran. Tekanan Persib terus berlanjut lewat tandukan Federico Barba pada menit ke-14 yang masih melebar.
Pada menit ke-20, tendangan kaki kiri Berguinho dari luar kotak penalti juga belum mampu mengubah kedudukan. Persijap tidak tinggal diam dan sempat mengancam melalui sundulan Dicky Kurniawan yang mengarah ke gawang Teja Paku Alam.
Peluang emas Persib hadir pada menit ke-33 melalui Adam Alis. Namun, sontekannya melebar tipis di sisi kanan gawang Persijap. Kesempatan berikutnya dari Adam Alis juga berhasil digagalkan penjaga gawang Muhammad Ardiansyah.
Memasuki babak kedua, Persib kembali mendominasi permainan. Tendangan Andrew Jung pada awal babak kedua masih mampu ditepis Ardiansyah.
Pada menit ke-68, kerja sama Beckham Putra Nugraha dan Andrew Jung di kotak penalti kembali gagal berbuah gol setelah Ardiansyah tampil sigap di bawah mistar.
Sementara itu, sundulan Uilliam Barros pada menit ke-74 yang memanfaatkan umpan Berguinho hanya melenceng tipis di sisi kanan gawang Persijap.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan. Hasil itu cukup memastikan Persib mencatat sejarah sebagai juara Super League tiga musim berturut-turut.
(Lie)












