Radargempita.co.id
BATAM, — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Kepulauan Riau, masih mendalami kasus penggerebekan ratusan warga negara asing (WNA) di Apartemen Baloi View, Batam, Rabu pagi.

Kepala Kantor Imigrasi Batam, Wahyu Eka Putra, menyatakan hingga kini pihaknya belum merilis jumlah resmi WNA yang diamankan, meskipun diperkirakan mencapai ratusan orang.
“Angkanya masih dalam proses pendataan. Memang ratusan, tetapi belum ada angka resmi yang bisa kami sampaikan,” ujar Wahyu, Rabu (6/05).
Seluruh WNA yang diamankan telah dibawa ke Kantor Imigrasi Batam untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Pengungkapan kasus ini disebut merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya serta laporan intelijen masyarakat.
Terkait dugaan aktivitas yang dilakukan para WNA tersebut, Imigrasi masih melakukan pendalaman.
Wahyu menegaskan pihaknya belum dapat menyimpulkan secara pasti jenis pelanggaran yang terjadi.
“Untuk aktivitas yang mereka lakukan masih kami dalami, sehingga belum bisa kami sampaikan secara rinci,” jelas Wahyu.
Meski demikian, terdapat indikasi awal yang mengarah pada praktik penipuan daring (scamming). Namun, indikasi tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
“Indikasi ke arah scamming ada, tetapi kepastiannya masih harus didalami,” pungkas Wahyu
Lebih lanjut Wahyu menambahkan, penanganan kasus ini melibatkan koordinasi lintas instansi, termasuk dengan kepolisian. Ia memastikan sinergi antar aparat berjalan baik dalam proses pengungkapan kasus tersebut.
Saat ini, seluruh WNA masih berada di Kantor Imigrasi Batam untuk menjalani pemeriksaan. Pihak Imigrasi menyatakan akan menyampaikan perkembangan lanjutan setelah proses pendalaman selesai dilakukan.
(Abdulrahman. T)












