Menu

Mode Gelap
Sinergitas Polres Pelabuhan Belawan & Pemkab Deli Serdang Dukung Ketahanan Pangan

Berita

Hari Buku Sedunia. Membaca Buku, Cara Sederhana Perkuat Daya Lenting Anak dari Keluarga Rentan

badge-check


					Hari Buku Sedunia. Membaca Buku, Cara Sederhana Perkuat Daya Lenting Anak dari Keluarga Rentan Perbesar

Radargempita.co.id, – Peringatan Hari Buku Sedunia setiap 23 April kemarin menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran literasi dalam menghadapi dampak kemiskinan pada anak.

Membaca buku tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga terbukti berkontribusi dalam membangun daya lenting atau resiliensi kemampuan anak untuk bertahan dan beradaptasi di tengah tekanan hidup.

Di negara maju seperti Jepang, persoalan kemiskinan anak masih menjadi tantangan serius. Sekitar satu dari tujuh anak hidup dalam kondisi ekonomi terbatas.

Situasi ini berpotensi memicu berbagai dampak jangka panjang, mulai dari penurunan kesehatan fisik hingga gangguan mental.

Berbagai intervensi langsung seperti bantuan tunai kerap terkendala oleh keterbatasan anggaran dan kompleksitas pelaksanaan.

Karena itu, para peneliti mulai menyoroti pentingnya faktor pelindung yang dapat dikembangkan secara mandiri oleh anak, salah satunya melalui kebiasaan membaca.

Peran Membaca dalam Membangun Resiliensi

Penelitian longitudinal di Jepang bertajuk “Reading Books Helps Children in Poverty Become More Resilient” mengungkap hubungan signifikan antara kebiasaan membaca dan peningkatan daya lenting anak.

Studi ini melibatkan 3.136 siswa sekolah dasar di Adachi, Tokyo, yang dipantau selama dua tahun.

Hasil penelitian menunjukkan, sekitar 20 persen responden berasal dari keluarga miskin dan memiliki risiko lebih tinggi terhadap rendahnya kemampuan kognitif serta kontrol diri. Namun, kebiasaan membaca terbukti mampu menjadi intervensi sederhana yang efektif.

Membaca melatih fungsi eksekutif otak, seperti memori kerja, pengendalian diri, dan fleksibilitas berpikir. Kemampuan ini penting bagi anak untuk mengelola stres dan menghadapi berbagai tantangan hidup.

Foto: Istimewa

Dampak Lebih Besar bagi Anak Miskin

Data penelitian menunjukkan bahwa anak yang membaca empat buku atau lebih setiap minggu memiliki tingkat resiliensi lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak membaca sama sekali.

Menariknya, dampak ini jauh lebih signifikan pada anak dari keluarga miskin.
Pada kelompok anak mampu, pengaruh membaca terhadap resiliensi tidak terlalu terlihat setelah memperhitungkan kondisi awal.

Sebaliknya, pada anak miskin, kebiasaan membaca tetap memberikan dampak kuat dan konsisten.

Bahkan, anak dari keluarga kurang mampu yang membaca secara rutin mampu mencapai tingkat daya lenting yang setara, bahkan melampaui, anak dari keluarga berkecukupan.

Selain meningkatkan kemampuan kognitif, membaca juga berperan dalam menurunkan tingkat stres. Aktivitas ini membantu anak mengalihkan perhatian dari tekanan hidup, seperti keterbatasan ekonomi atau lingkungan yang kurang kondusif.

Membaca sebagai Akses Kesetaraan

Temuan ini menegaskan bahwa membaca buku bukan sekadar aktivitas rekreatif, melainkan instrumen penting dalam menciptakan kesetaraan peluang. Kebiasaan sederhana ini dapat menjadi “jembatan” bagi anak-anak dari keluarga rentan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Karena itu, promosi budaya membaca perlu diperkuat secara luas dan inklusif. Selain relatif murah, pendekatan ini tidak menimbulkan stigma, namun justru memberikan manfaat terbesar bagi kelompok yang paling membutuhkan.

Hari Buku Sedunia menjadi pengingat bahwa akses terhadap buku dan kebiasaan membaca merupakan investasi jangka panjang bukan hanya bagi individu, tetapi juga bagi masa depan masyarakat.

(Drs. Aris Sucipto M.M)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BRI Kelapa Gading Hadirkan Weekend Banking Saat Hari Libur

26 Mei 2026 - 11:17 WIB

Pelatihan Halalan Thayyiban Digelar untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis Deliserdang

26 Mei 2026 - 11:08 WIB

Bukti Nyata Keberhasilan Transformasi Digital Lalu Lintas, Jasa Marga Raih Penghargaan Kapolri Atas Kontribusi Sukseskan Pelayanan Operasi Nataru 2025/2026 dan Operasi Ketupat 2026

26 Mei 2026 - 07:41 WIB

Pengembalian TKD Terbesar Rp6 Triliun Diterima Sumut, Juga Penyumbang Hibah Terbesar Rp260 Miliar

26 Mei 2026 - 07:32 WIB

Paya Bakung United Siap Hadapi Liga 4 Piala Presiden – Imbang Lawan Timor Leste U19

26 Mei 2026 - 07:04 WIB

Trending di Berita

Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan