Radargempita.co.id
JAKARTA, — Badan Narkotika Nasional (BNN) RI memperkuat sinergi dengan Universitas Pancasila dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan tinggi melalui program “Sobat Bersih Narkoba (Bersinar)”.

Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menyatakan kolaborasi tersebut diarahkan untuk mencetak mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu menjadi teladan sekaligus penggerak kampanye anti-narkotika di kampus.
“Mahasiswa diharapkan menjadi role model, menyebarkan pesan positif, serta menginspirasi generasi muda untuk menjauhi narkotika,” ujar Suyudi dalam audiensi di Jakarta, Selasa (5/05), sebagaimana dikonfirmasi Rabu pagi (6/05).
BNN menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan perguruan tinggi, sebagai garda terdepan dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.
Dalam pertemuan tersebut, BNN juga mendorong penguatan program ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika) yang menitikberatkan pada pendekatan edukatif berbasis keluarga dan generasi muda.
Program ini turut diarahkan untuk mewujudkan “Kampus Bersinar”, yakni lingkungan perguruan tinggi yang tidak hanya bebas dari penyalahgunaan narkotika, tetapi juga aktif melakukan pencegahan melalui edukasi, kampanye kreatif, dan pelibatan mahasiswa.
Menanggapi hal itu, Dewan Pembina Yayasan Universitas Pancasila, Suhardi Alius, menyatakan komitmen penuh mendukung program tersebut, termasuk mendorong pembentukan Duta Bersinar melalui integrasi kegiatan akademik dan kemahasiswaan.
Audiensi ini merupakan bagian dari penguatan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan kampus. Pertemuan juga dihadiri Rektor Adnan Hamid beserta jajaran wakil rektor.
BNN berharap kolaborasi ini menjadi langkah awal kerja sama berkelanjutan dengan dunia pendidikan dalam menciptakan kampus bebas narkotika sekaligus melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
(Sandi Yudha)












