Radargempita.co.id
Internasional, – Tak banyak yang mengetahui bahwa Kabupaten Ponorogo pernah melahirkan sosok yang menorehkan sejarah di puncak tertinggi dunia, Gunung Everest.

Sosok tersebut adalah Misirin, prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang saat itu berpangkat Sersan Satu (Sertu). Ia terpilih sebagai bagian dari Tim Ekspedisi Everest Indonesia 1997, sebuah misi nasional untuk mengibarkan Merah Putih di ketinggian 8.848 meter di atas permukaan laut.
Ekspedisi ini digagas oleh Prabowo Subianto dan dipimpin oleh Pramono Edhie Wibowo. Dari puluhan peserta yang mengikuti seleksi ketat, hanya segelintir yang berhasil masuk tim inti setelah menjalani pelatihan ekstrem, termasuk bersama pendaki kelas dunia Anatoli Boukreev.
Perjalanan menuju puncak Everest bukanlah tugas ringan. Tim harus menghadapi cuaca ekstrem, suhu yang dapat mencapai titik beku, serta risiko tinggi yang mengancam keselamatan jiwa di setiap tahap pendakian.
Namun, pada 26 April 1997, Misirin bersama Asmujiono dan Iwan Setiawan berhasil mencapai puncak Everest.
Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, sekaligus membanggakan daerah asal mereka.
Atas pencapaian itu, tim ekspedisi dianugerahi tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya oleh Soeharto.
Kisah ini menjadi bukti bahwa dari daerah, lahir individu-individu tangguh yang mampu menorehkan prestasi hingga ke puncak dunia.
(A. Tarigan)












