Radargempita.co.id
JAKARTA, – Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Cengkareng bersama perangkat Kelurahan Rawa Buaya melakukan survei lokasi rencana pembangunan embung di Jalan Gang Pesantren, RT 006 dan RT 004/RW 001, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (3/9/2026).
Survei dilakukan untuk menilai kelayakan lahan yang akan dimanfaatkan sebagai sarana penampungan air sementara sekaligus mendukung sistem pengendalian banjir di wilayah tersebut.

Sekretaris Kelurahan Rawa Buaya, Wardati, mengatakan kajian lapangan mencakup kondisi fisik lahan, aksesibilitas, kebutuhan teknis, serta sistem drainase dan keterhubungannya dengan jaringan pengendalian banjir setempat.
“Kami meninjau kondisi fisik lahan, aksesibilitas, serta kebutuhan teknis, termasuk drainase dan integrasinya dengan sistem pengendalian banjir setempat,” kata Wardati, pada Kamis.
Menurut Wardati, survei tersebut menjadi bagian dari langkah mitigasi banjir secara terpadu dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia serta memperkuat koordinasi lintas instansi.

Foto: Istimewa (Tim survei pembangunan embung di Gang Pesantren Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng)
“Survei ini bagian dari langkah kami untuk memperkuat mitigasi banjir secara terpadu, melalui pemanfaatan lahan yang sudah tersedia dan sinergi antarinstansi,” ujarnya.
Lahan yang menjadi objek survei diketahui merupakan aset Dinas Pertamanan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Karena itu, hasil survei akan menjadi bahan kajian dan koordinasi lebih lanjut sebelum ditetapkan tahapan pemanfaatan lahan maupun pembangunan embung.
Rencana pembangunan embung diharapkan dapat menjadi salah satu bagian dari strategi pengelolaan air di Rawa Buaya, khususnya dalam menampung limpasan air dan mengurangi potensi genangan saat curah hujan tinggi. Namun, realisasi pembangunan tetap bergantung pada hasil kajian teknis, status pemanfaatan aset, serta keputusan instansi terkait.
(Red)













