Radargempita.co.id
Jakarta, – Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menargetkan setiap kabupaten dan kota di Indonesia memiliki sedikitnya satu gedung permanen Sekolah Rakyat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Pernyataan itu disampaikan Saifullah Yusuf saat menerima penyerahan lahan seluas 6,3 hektare dari Kementerian Hukum kepada Kementerian Sosial untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Jakarta, Kamis, (18/06).
Menurut Mensos, keberadaan gedung permanen sangat penting untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau pembangunan pendidikan.
Pemerintah, kata dia, terus menyiapkan sarana dan prasarana yang memadai bagi peserta didik Sekolah Rakyat melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah penyerahan aset tanah milik Kementerian Hukum di wilayah Tangerang untuk pembangunan fasilitas pendidikan.
Saifullah mengapresiasi dukungan tersebut karena kebutuhan lahan masih menjadi tantangan dalam pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat, khususnya di wilayah Tangerang.
Ia menegaskan pemerintah berkomitmen menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga rentan yang selama ini kerap terabaikan. Kelompok tersebut sebelumnya disebut Presiden Prabowo Subianto sebagai the invisible people.
Menurutnya, Sekolah Rakyat tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat pemberdayaan keluarga melalui berbagai program bantuan sosial dan peningkatan kesejahteraan.
Dengan pembangunan gedung permanen di setiap daerah, pemerintah berharap akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dapat semakin merata dan menjadi salah satu instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
(Red)












