Menu ✖

Mode Gelap
Sinergitas Polres Pelabuhan Belawan & Pemkab Deli Serdang Dukung Ketahanan Pangan

Berita

Prajurit Perdamaian Gugur di Lebanon, Kopda Rico Pramudia Dipulangkan dengan Penghormatan Militer

badge-check


					Prajurit Perdamaian Gugur di Lebanon, Kopda Rico Pramudia Dipulangkan dengan Penghormatan Militer Perbesar

Radargempita.co.id

Jakarta, — Duka mendalam menyelimuti bangsa Indonesia atas gugurnya prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian dunia di Lebanon, Kopral Dua (Anumerta) Rico Pramudia.

Almarhum merupakan bagian dari kontingen Garuda yang bertugas di bawah mandat United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), menjaga stabilitas di wilayah konflik Lebanon Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kopda Rico Pramudia berangkat menjalankan tugas misi perdamaian ke Lebanon pada awal tahun 2026 bersama satuan tugasnya.

Setelah dinyatakan gugur dalam pelaksanaan tugas, jenazah almarhum dipulangkan ke Tanah Air dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (28/04).

Foto: Istimewa

Setibanya di Tanah Air, jenazah disambut dengan upacara militer penuh penghormatan. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat, dihadiri jajaran pimpinan TNI, rekan sejawat, serta keluarga besar yang turut mengiringi kepergian almarhum.

Peti jenazah diselimuti Bendera Merah Putih sebagai simbol penghargaan tertinggi atas jasa dan pengorbanannya.

Pihak TNI menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Gugurnya Kopda (Anm) Rico Pramudia disebut sebagai kehilangan besar bagi institusi dan bangsa.

Dedikasi, loyalitas, dan keberanian almarhum dalam menjalankan misi perdamaian internasional menjadi teladan bagi seluruh prajurit.

Hingga kini, otoritas militer masih melakukan pendalaman terkait kronologi insiden yang menyebabkan gugurnya prajurit tersebut, sembari terus berkoordinasi dengan pihak Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Kepergian Kopda Rico Pramudia menjadi pengingat bahwa setiap penugasan prajurit di medan konflik memiliki risiko tinggi.

Namun demikian, komitmen Indonesia untuk terus berkontribusi dalam menjaga perdamaian dunia tetap menjadi prioritas, sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi.

Penghormatan terakhir ini bukan hanya seremoni, melainkan bentuk penghargaan negara atas pengabdian tanpa pamrih seorang prajurit yang gugur demi misi kemanusiaan dan perdamaian dunia.

(Lie)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

itel Rilis Smartwatch terbaru Fit O18, Mulai Gaya Hidup Sehat Tanpa Mahal

28 Oktober 2026 - 20:47 WIB

FGD IKN Sebagai Model Kota Masa Depan

28 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Tanda Tangan Elektronik Bukan Cuma Urusan Kantor, Ini Gunanya bagi Warga

28 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

28 Oktober 2026 - 19:43 WIB

70 tahun mengabdi, SUCOFINDO hadir melalui penyediaan Sarana Air Bersih di Sulawesi Selatan

28 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Trending di Berita
✕

Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan