Menu

Mode Gelap
Sinergitas Polres Pelabuhan Belawan & Pemkab Deli Serdang Dukung Ketahanan Pangan

Berita

Perkuat Literasi Digital, Wali Kota Jakut Gandeng Insan Pers

badge-check


					Perkuat Literasi Digital, Wali Kota Jakut Gandeng Insan Pers Perbesar

Radargempita.co.id

JAKARTA, – Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, mengajak insan pers, penggiat media sosial, dan kreator konten untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun komunikasi publik yang sehat melalui penyebaran informasi yang akurat, edukatif, dan bertanggung jawab.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Sharing Session Jurnalistik yang diselenggarakan Kelompok Kerja (Pokja) PWI Wali Kota Jakarta Utara, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, insan pers, komunitas, serta pegiat media sosial untuk meningkatkan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Dalam sambutannya, Hendra menegaskan bahwa era digital telah mengubah pola penyebaran informasi yang kini berlangsung sangat cepat. Menurutnya, kondisi tersebut menghadirkan peluang besar sekaligus tantangan yang harus dihadapi secara bersama.

“Di era digital saat ini, informasi bergerak jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Kondisi ini menghadirkan peluang sekaligus tantangan yang harus dihadapi bersama,” ujar Hendra pada Senin kepada awak media.

Foto: Istimewa

Lebih lanjut ia menjelaskan, media sosial telah membuka ruang partisipasi masyarakat dalam menyebarluaskan informasi positif, mulai dari promosi potensi daerah, pelestarian budaya lokal, pengembangan UMKM, hingga publikasi program pembangunan pemerintah.

Namun demikian, Hendra mengingatkan bahwa derasnya arus informasi juga diiringi meningkatnya risiko penyebaran hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, provokasi, manipulasi konten berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta informasi yang belum terverifikasi.

Karena itu, menurutnya, peningkatan kompetensi jurnalistik dan literasi digital menjadi kebutuhan penting agar setiap individu yang aktif memproduksi maupun menyebarkan informasi memiliki tanggung jawab moral terhadap konten yang dipublikasikan.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya meningkatkan kemampuan jurnalistik, tetapi juga membangun kesadaran bahwa setiap orang yang aktif di media sosial memiliki tanggung jawab terhadap informasi yang disampaikan kepada masyarakat,” katanya.

Hendra menilai media sosial kini menjadi bagian penting dalam ekosistem komunikasi publik. Informasi yang dipublikasikan tidak hanya membentuk opini masyarakat, tetapi juga memengaruhi tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah maupun berbagai institusi lainnya.

Foto: Istimewa

“Apa yang dipublikasikan dapat memengaruhi persepsi masyarakat, membentuk opini publik, bahkan menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah maupun institusi lainnya. Karena itu, setiap informasi harus disampaikan berdasarkan fakta yang kuat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa komunikasi publik tidak lagi dapat dilakukan secara satu arah. Pemerintah membutuhkan sinergi dengan media massa, komunitas, kelompok informasi masyarakat, akademisi, hingga para kreator konten sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang benar dan membangun.

Hendra juga berharap semakin banyak konten positif yang mengangkat keberhasilan pembangunan Jakarta Utara, seperti pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, pelestarian budaya Betawi, potensi wisata pesisir, serta berbagai inovasi pelayanan pemerintah.

“Kami berharap berbagai potensi dan keberhasilan Jakarta Utara dapat terus dipublikasikan sehingga menjadi inspirasi dan pembelajaran positif bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Yayasan Pendidikan Raja Nasional (YPRN) menyatakan dukungannya terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik. Melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi, YPRN menegaskan komitmennya untuk ikut mencetak jurnalis yang profesional, berintegritas, memahami etika pers, serta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik.

Kegiatan Sharing Session Jurnalistik tersebut diharapkan menjadi sarana bertukar pengalaman antara wartawan profesional dan para penggiat media sosial, sekaligus memperkuat sinergi dalam menghadirkan informasi yang kredibel, menangkal penyebaran hoaks, serta mendukung terwujudnya komunikasi publik yang sehat di tengah masyarakat.

 

(Redaksi)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemuda Bergerak, Desa Bergema! Karang Taruna Buntu Bedimbar Tunjukkan Peran Besar di Gebyar AKBAR

30 Agustus 2026 - 23:05 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Rawamangun Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih

30 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Area Otista Raih Juara 2 Sportartcular BRI Region 6 Cabang Voli

30 Agustus 2026 - 22:48 WIB

UMKM Binaan BRI Region 6 Antusias Ramaikan Festival Semarak Merah Putih di Pasar Malaka Rorotan

30 Agustus 2026 - 22:44 WIB

BRI BO Otista Raih Juara 1 BRILiaN DekorAksi 2026 Tingkat Region 6

30 Agustus 2026 - 22:41 WIB

Trending di Berita

Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan