Radargempita.co.id
Banjarbaru, – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meminta pemerintah daerah (pemda) menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat guna menangkal penyebaran hoaks dan disinformasi yang berpotensi menggerus kepercayaan publik.

Dalam kunjungan kerja dan ramah tamah bersama pemerintah daerah di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (1/08), Djamari menegaskan bahwa pemda bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) harus memperkuat pengelolaan informasi di tengah pesatnya perkembangan ruang digital.
Menurutnya, ruang digital kini menjadi arena strategis yang menentukan pembentukan opini publik. Karena itu, pemerintah dituntut mampu hadir lebih cepat dengan menyampaikan informasi yang benar, faktual, dan mudah dipahami masyarakat agar tidak terjadi kekosongan informasi yang dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan narasi menyesatkan.
“Kekosongan informasi dapat dimanfaatkan pihak lain untuk membangun persepsi yang keliru. Karena itu, pemerintah harus memberikan penjelasan secara cepat, tepat, dan berdasarkan fakta,” ujarnya pada Sabtu.
Menko Polkam juga mengusulkan pembentukan wadah di daerah yang melibatkan unsur pemda, TNI, Polri, serta instansi terkait untuk memantau perkembangan isu dan mengelola dinamika informasi secara proaktif. Menurutnya, pengelolaan informasi tidak boleh bersifat reaktif, melainkan harus dilakukan melalui langkah antisipatif guna mencegah potensi gangguan sejak dini.
Ia menambahkan, soliditas Forkopimda menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas daerah. Sinergi antarlembaga diyakini mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus memastikan setiap kebijakan pemerintah tersampaikan secara jelas, akurat, dan berimbang kepada masyarakat.
(T.H. Baharuddin)













