Menu ✖

Mode Gelap
Sinergitas Polres Pelabuhan Belawan & Pemkab Deli Serdang Dukung Ketahanan Pangan

Berita

Menhan: Kesiapan TNI Kian Kokoh Jaga Kedaulatan NKRI

badge-check


					Menhan: Kesiapan TNI Kian Kokoh Jaga Kedaulatan NKRI Perbesar

Radargempita.co.id

Kepulauan Riau, – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menilai Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menunjukkan kesiapan yang semakin baik dalam menjawab tantangan tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penilaian tersebut disampaikan usai meninjau Latihan Terintegrasi TNI 2026 di kawasan latihan Korps Marinir TNI AL, Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/08).

Latihan yang melibatkan TNI AD, TNI AL, dan TNI AU itu menampilkan berbagai skenario operasi terpadu, mulai dari pengerahan personel hingga penggunaan sistem persenjataan utama (alutsista) dalam mendukung operasi pertahanan negara.

“Saya sudah melihat langsung, menerima laporan dari Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta komandan lapangan. Dari hasil peninjauan tersebut, saya meyakini TNI telah mampu menjawab tantangan tugas dalam memelihara, menjaga, dan mengamankan kedaulatan NKRI,” ujar Sjafrie pada Rabu.

Menurut Menhan, sejumlah kekurangan yang sebelumnya menjadi tantangan dalam penyelenggaraan latihan, khususnya terkait pemenuhan amunisi berbagai kaliber, roket, rudal, hingga bom, kini telah mengalami peningkatan. Ia menyebut kesiapan personel, alutsista, dan dukungan logistik semakin memadai untuk mendukung pelaksanaan tugas pertahanan.

Sjafrie juga menilai sasaran latihan yang telah dirancang mampu membuktikan kesiapan operasional TNI dalam menghadapi berbagai skenario ancaman. Ia menyebut peningkatan kemampuan tersebut menjadi bagian dari upaya revitalisasi sistem pertahanan negara.

Dalam kesempatan itu, Menhan menekankan pentingnya peningkatan frekuensi latihan militer. Menurutnya, latihan terintegrasi maupun latihan pembinaan di masing-masing matra tidak cukup dilaksanakan sekali dalam setahun, melainkan idealnya dua hingga tiga kali guna memperkuat profesionalisme dan kepercayaan diri prajurit.

“Latihan yang berkesinambungan akan memastikan kesiapan prajurit, peralatan, dan dukungan logistik menjadi satu kesatuan yang efektif dalam menghadapi berbagai tantangan,” katanya.

Ia juga mengharapkan dukungan DPR terhadap kebutuhan anggaran pertahanan agar program latihan dan peningkatan kemampuan TNI dapat berjalan optimal.

Selain itu, Sjafrie menegaskan Kementerian Pertahanan akan terus mendorong pemanfaatan dan pengembangan produk industri pertahanan dalam negeri, termasuk melakukan modifikasi operasional terhadap sejumlah sistem persenjataan hasil produksi nasional.

Salah satu teknologi yang disiapkan adalah unmanned aerial vehicle (UAV) berkemampuan serang atau yang populer disebut “drone kamikaze”. Menurut Menhan, sistem tersebut akan digunakan untuk mendukung operasi pengamanan wilayah, termasuk menghadapi aktivitas penyelundupan ilegal di kawasan perbatasan.

Kunjungan Menhan turut didampingi Ketua Komisi I DPR Utut Adianto, Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono, Kepala Staf TNI AL Muhammad Ali, Kepala Staf TNI AD Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI AU Tonny Harjono, serta sejumlah pejabat utama TNI.

 

 

(Red/T.H.Baharuddin)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Koramil 05/KJ Bersama Tiga Pilar Gelar Komunikasi Sosial di Sukabumi Utara

26 Oktober 2026 - 16:33 WIB

SATGAS SAMPAH KODIM 0503/JB TANGANI DARURAT SAMPAH DI SUKABUMI UTARA

26 Oktober 2026 - 16:20 WIB

BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Hadirkan BRICafe, Layanan Perbankan dan Kafe dalam Satu Ruang

26 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Koramil 05/Kebun Jeruk Gelar Patroli Malam, Sasar Titik Rawan

26 Oktober 2026 - 00:45 WIB

Babinsa Koramil 05/Kebon Jeruk Perkuat Pam Swakarsa, Dorong Warga Tingkatkan Kewaspadaan Malam Hari

26 Oktober 2026 - 00:39 WIB

Trending di Berita
✕

Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan