Menu

Mode Gelap
Sinergitas Polres Pelabuhan Belawan & Pemkab Deli Serdang Dukung Ketahanan Pangan

Berita

Lima Tokoh TNI yang Pernah Menimba Pengalaman di KNIL

badge-check


					Lima Tokoh TNI yang Pernah Menimba Pengalaman di KNIL Perbesar

Radargempita.co.id

Sejarah, – Sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, sejumlah tokoh militer nasional pernah mengenyam pendidikan maupun bertugas di Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger (KNIL), angkatan bersenjata milik pemerintah kolonial Hindia Belanda.

Pengalaman tersebut kemudian menjadi salah satu bekal penting dalam proses pembentukan, pengembangan, dan profesionalisasi kekuatan militer Indonesia pada masa awal kemerdekaan.

1. Jenderal Besar TNI (Anumerta) Abdul Haris Nasution

Abdul Haris Nasution merupakan lulusan Korps Pendidikan Perwira Cadangan KNIL di Bandung pada 1942. Pengalaman militernya menjadi fondasi dalam merumuskan strategi pertahanan Indonesia. Ia kemudian dikenal sebagai arsitek konsep Perang Gerilya, yang berperan besar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

2. Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Oerip Soemohardjo

Oerip Soemohardjo tercatat sebagai salah satu perwira pribumi dengan pangkat tertinggi di KNIL, yakni Mayor. Seusai Proklamasi, ia dipercaya menjabat Kepala Staf Umum Tentara Keamanan Rakyat (TKR), embrio Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan berperan penting dalam membangun organisasi militer nasional.

3. Jenderal Besar TNI (Anumerta) Soeharto

Soeharto sempat menjadi prajurit KNIL sebelum beralih bergabung dengan Pembela Tanah Air (PETA) pada masa pendudukan Jepang. Setelah Indonesia merdeka, ia meniti karier di TNI hingga menjadi salah satu tokoh sentral militer nasional dan kemudian menjabat sebagai Presiden ke-2 Republik Indonesia.

4. Jenderal TNI (Purn.) Alex E. Kawilarang

Alex E. Kawilarang merupakan mantan perwira KNIL yang juga menempuh pendidikan di Koninklijke Militaire Academie (KMA), Breda, Belanda. Ia dikenal sebagai pelopor pembentukan kesatuan pasukan khusus TNI Angkatan Darat yang kemudian berkembang menjadi Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

5. Jenderal TNI (Anumerta) Gatot Soebroto

Gatot Soebroto mengawali karier militernya sebagai bintara KNIL. Setelah kemerdekaan, ia menjadi salah satu tokoh penting dalam pembinaan dan pengembangan TNI Angkatan Darat, serta berkontribusi dalam memperkuat organisasi militer Indonesia pada masa awal berdirinya Negara.

Pengalaman kelima tokoh tersebut di KNIL tidak dapat dipisahkan dari konteks sejarah kolonial saat itu, ketika kesempatan memperoleh pendidikan militer formal bagi pribumi masih sangat terbatas.

Setelah Indonesia merdeka, pengalaman tersebut justru dimanfaatkan untuk membangun angkatan bersenjata nasional yang profesional dan menjadi fondasi lahir serta berkembangnya Tentara Nasional Indonesia.

 

(Redaksi)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Koramil 05/Kebon Jeruk Gandeng Puskesmas, Warga Dapat Layanan Kesehatan Gratis

29 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Komsos Tiga Pilar Perkuat Koordinasi dan Kewaspadaan Warga Sukabumi Utara

29 Agustus 2026 - 12:38 WIB

Darurat Sampah, Satgas Bergerak Bersihkan Jalan Daud Sukabumi Utara

29 Agustus 2026 - 12:27 WIB

Perkuat Siskamling, Babinsa Kebon Jeruk Tekankan Warga Waspadai Gangguan Kamtibmas

29 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Cegah Gangguan Kamtibmas, Tiga Pilar Intensifkan Patroli Malam di Kedoya Selatan

29 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Trending di Berita

Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan