RADARGEMPITA.CO.ID
KABUPATEN KARO — Jumlah siswa yang diduga mengalami gangguan kesehatan pasca menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis terus bertambah. Hingga Kamis (13/8/2026) sore, tercatat sebanyak 269 siswa dari tiga satuan pendidikan di Kabupaten Karo terdampak. Data ini disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, Zulkarnain Barus.

Rinciannya: SMAN 1 Berastagi 204 orang, SMA Swasta Bersama 25 orang, dan SMK Swasta Bersama 40 orang. Data siswa dari dua sekolah SMP yang juga mengalami keluhan serupa masih dalam proses pendataan.
Dugaan sementara, keluhan dipicu konsumsi menu ikan dencis gulai. Gejala umum berupa gatal-gatal hingga sesak napas. Seluruh siswa terdampak sedang mendapat penanganan medis di rumah sakit wilayah Karo. Penyedia jasa pengolahan makanan merupakan mitra kerja Kodim setempat.
Peristiwa ini diduga melanggar sejumlah ketentuan hukum, antara lain UU Pangan, UU Kesehatan, UU Perlindungan Konsumen, hingga KUHP — dengan ancaman pidana penjara hingga belasan tahun dan denda miliaran rupiah.
Orang tua siswa dan masyarakat menuntut penyelidikan menyeluruh, pemeriksaan sampel makanan, serta penjatuhan sanksi tegas mulai dari pencabutan izin, pemutusan kontrak, tuntutan pidana, hingga kewajiban membayar ganti rugi. (Ril)













