Menu ✖

Mode Gelap
Sinergitas Polres Pelabuhan Belawan & Pemkab Deli Serdang Dukung Ketahanan Pangan

Berita

Desak Polisi Perketat Patroli, Warga Tanjung Mulia Hilir Keluhkan Rawannya Kejahatan Jalanan

badge-check


					Desak Polisi Perketat Patroli, Warga Tanjung Mulia Hilir Keluhkan Rawannya Kejahatan Jalanan Perbesar

RADARGEMPITA.CO.ID

MEDAN – Aksi pembegalan yang kian marak di wilayah Kecamatan Medan Deli menimbulkan keresahan mendalam bagi warga, terutama mereka yang beraktivitas pada dini hari.

Masyarakat setempat mendesak pihak kepolisian untuk meningkatkan intensitas patroli guna mencegah escalatingnya kejahatan jalanan di kawasan tersebut.

“Kejahatan jalanan sudah sangat meresahkan. Kami minta polisi lebih sering patroli, apalagi di jam-jam rawan,” ujar Sugiono, warga Tanjung Mulia Hilir, saat dikonfirmasi, Kamis (3/9/2026).

Tekanan psikologis akibat situasi keamanan ini dirasakan langsung oleh Andi Pranata (37), seorang pedagang ayam asal Tanjung Mulia Hilir.

Ia menjadi korban pembegalan oleh sekelompok pemuda di Jalan Keluarga, pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, Andi sedang dalam perjalanan mengambil stok ayam ke tempat jualannya di Pajak Brayan.

Di Jalan Perbatasan, Andi menyadari ada sebuah sepeda motor yang mencurigakan mengikuti dari belakang. Saat tiba di persimpangan, motor tersebut langsung menghadang lajunya, disusul kedatangan komplotan lain yang ikut memblokade jalan.

Dalam kondisi panik, Andi mencoba menerobos dengan menabrak salah satu motor pelaku hingga terjatuh.

“Saya jatuh, sementara mereka tidak. Saya terpeleset masuk ke dalam parit,” kenang Andi.

Saat ia berusaha bangkit untuk menyelamatkan sepeda motor Honda Scoopy BK 6697 TCB miliknya, salah satu pelaku mengancam menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Andi berhasil menghindar namun kembali terjatuh ke saluran drainase. Memanfaatkan kelengahan korban, keempat pelaku tersebut langsung membawa kabur sepeda motornya menuju arah Jalan Mabar Hilir.

Beruntung Andi tidak mengalami luka serius, meski seluruh tubuhnya terasa nyeri akibat benturan dan jatuh ke parit. Insiden ini membuatnya trauma; selama seminggu terakhir ia keluar rumah pagi karena sering terjadi tawuran antar-kelompok pemuda di Jalan Keluarga.

Namun, demi menyambung hidup, ia terpaksa tetap berangkat lebih awal dari jadwal biasanya (pukul 05.30 WIB) untuk berjualan di Pajak Metal.

Andi juga menyebutkan bahwa berdasarkan informasi warga, lokasi kejadian merupakan titik rawan dimana pernah terjadi kasus pembegalan serupa sebelumnya.

Hingga kini, Andi belum melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Medan Labuhan karena surat-surat kendaraan masih ditahan pihak leasing.

Ia berencana mengurus laporan segera setelah mendapatkan berkas kelengkapan dari perusahaan pembiayaan.

Sepeda motor yang raib tersebut statusnya masih dalam masa kredit. Andi telah mengangsur selama 1 tahun 4 bulan dan sisa tenor pelunasan masih 2,5 tahun lagi. Kehilangan ini tentu menambah beban ekonomi bagi korban di tengah situasi keamanan yang belum kondusif. (Ril)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Depot Yamie Ayam Anugerah, Ibu Lili Rasakan Kemudahan QRIS BRI

29 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Bitcoin Terancam Merah Dua Bulan Beruntun, Peluang Rebound Masih Terbuka?

29 Oktober 2026 - 11:00 WIB

BRI Region 6 Berpartisipasi dalam Kick Off Sportartcular, Semarakkan Peringatan HUT ke-31 BRI

29 Oktober 2026 - 07:17 WIB

itel Rilis Smartwatch terbaru Fit O18, Mulai Gaya Hidup Sehat Tanpa Mahal

28 Oktober 2026 - 20:47 WIB

FGD IKN Sebagai Model Kota Masa Depan

28 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Trending di Berita
✕

Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan