Radargempita.co.id
Olah Raga, – Petinju Amerika Serikat David Benavidez sukses merebut gelar juara dunia kelas penjelajah (90,7 kg) versi WBA dan WBO setelah menaklukkan Gilberto Ramirez melalui kemenangan knockout (KO) pada ronde keenam.

Pertarungan berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu.
Benavidez tampil dominan sejak ronde awal. Ia mengombinasikan kecepatan, kekuatan, serta akurasi pukulan untuk menekan Ramirez hingga akhirnya menghentikan perlawanan lawannya dengan KO telak di ronde keenam.
Usai laga, petinju berjuluk “The Mexican Monster” itu langsung melontarkan tantangan terbuka kepada dua nama besar, yakni Saul Canelo Alvarez dan Dmitry Bivol.
“Saya melihat Canelo di arena ini. Apakah kalian ingin melihat Canelo melawan David Benavidez?” ujar Benavidez dalam wawancara seusai pertandingan, dikutip Antara, Minggu (3/05).
Meski tampil dominan, Benavidez tetap memberikan apresiasi kepada Ramirez.
Ia menilai kemenangan tersebut tidak hanya ditentukan oleh kekuatan, tetapi juga strategi matang, termasuk pergerakan dan pemilihan pukulan.
“Saya berterima kasih atas kesempatan ini. Saya menghormati Ramirez, tapi inilah tinju,” katanya.
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Benavidez menjadi 32 kemenangan, dengan 26 di antaranya diraih melalui KO, sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai juara di tiga divisi berbeda.
Selanjutnya, Benavidez menegaskan ambisinya menghadapi Canelo, mantan juara dunia tak terbantahkan di kelas menengah super, serta Bivol, juara dunia kelas berat ringan yang dinilai sebagai salah satu petinju terbaik saat ini.
“Saya menghormati Canelo, dia juara hebat. Tapi saya juga juara hebat. Mari kita wujudkan pertarungan itu,” tegasnya.
Di sisi lain, Benavidez juga menyebut Bivol sebagai target utama berikutnya untuk menguji kemampuannya di level tertinggi.
Sementara itu, rencana pertarungan para rivalnya masih berjalan. Canelo disebut-sebut akan menghadapi Christian Mbilli pada September untuk perebutan gelar kelas menengah super WBC.
Adapun Bivol dijadwalkan naik ring pada 30 Mei mendatang menghadapi Michael Eifert dalam laga perebutan gelar di Rusia.
Dengan peta persaingan yang semakin terbuka, peluang duel antara Benavidez melawan Canelo maupun Bivol kini menjadi salah satu pertarungan yang paling dinantikan di kancah tinju dunia.
(Nadilla. F)












