RADARGEMPITA.CO.ID
TOBA – Sepanjang tahun 2026, Polresta Toba tercatat rutin melakukan penangkapan terhadap juru tulis dan pengepul kecil perjudian togel di berbagai wilayah seperti Uluan, Porsea, Balige, Laguboti, Habinsaran, dan Silaen.

Namun, hingga kini belum ada penangkapan resmi terhadap bandar utama atau jaringan besar yang diduga menguasai pasaran di seluruh Kabupaten Toba.
Data kepolisian menunjukkan penindakan baru sebatas level bawah. Beberapa pelaku berinisial PS (53) di Porsea, TM (53) di Uluan, dan DDN (47) di Sigumpar telah diamankan beserta barang bukti berupa catatan angka, ponsel, dan uang taruhan.
Sayangnya, tidak ada pengembangan lebih lanjut untuk menelusuri jejak hingga ke bandar pusat.
Kondisi ini memicu keluhan keras dari masyarakat. Warga melaporkan bahwa kelompok pengumpul taruhan kini bergerak sangat terbuka di warung kopi, pusat keramaian, bahkan di sekitar kantor pemerintahan.
Modus operandi juga telah bergeser menggunakan pemesanan via ponsel atau aplikasi, sehingga semakin sulit dilacak tanpa penyelidikan mendalam terhadap aliran dana.
Banyak warga menduga ketidaktindakan terhadap bandar besar disebabkan oleh adanya dugaan relasi khusus atau perlindungan tertentu, sehingga jaringan tersebut dianggap “kebal hukum”.
“Selama ini yang ditangkap cuma orang suruhan. Seminggu setelah dibebaskan, tempat itu beroperasi lagi. Mana bandarnya? Kenapa tidak pernah disentuh?” keluh seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Dampak sosial dari fenomena ini sangat terasa. Uang kebutuhan pokok banyak habis untuk taruhan, konflik rumah tangga meningkat, dan generasi muda semakin terjerumus dalam kebiasaan buruk.
Masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas dan menyeluruh guna memutus mata rantai perjudian ilegal di Kabupaten Toba.
Hingga kini belum ada penjelasan resmi Polres Toba mengenai alasan belum menindak bandar utama.
Masyarakat berharap penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu, terlepas siapa pelindungnya, agar kepercayaan publik kembali pulih dan Toba benar-benar bersih dari bisnis haram ini. (Ril)
Bersambung….












