Radargempita.co.id
Jakarta, – Kepala Staf Kostrad (Kaskostrad) Mayjen TNI Sachono, S.H., M.Tr.(Han)., memimpin Upacara Bendera 17-an sebagai Inspektur Upacara di Lapangan Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026).
Upacara yang diikuti seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Makostrad berlangsung dengan khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, dilanjutkan pembacaan Pancasila oleh Inspektur Upacara yang diikuti seluruh peserta, pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pengucapan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI, serta Panca Prasetya Korpri.


Foto: Istimewa
Pada kesempatan tersebut, Kaskostrad membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Dalam amanatnya, Kasad menegaskan bahwa upacara bendera bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkokoh jati diri, disiplin, loyalitas, dan semangat pengabdian setiap prajurit TNI Angkatan Darat kepada bangsa dan negara.
Kasad juga menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian dan prestasi yang telah diraih prajurit TNI AD. Namun demikian, seluruh personel diingatkan agar senantiasa menjauhi segala bentuk pelanggaran disiplin maupun tindak pidana yang dapat mencoreng kehormatan institusi. Untuk itu, para komandan satuan diminta memperkuat pembinaan, meningkatkan pengawasan melekat, serta memberikan tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran, disertai penghargaan bagi prajurit yang menunjukkan prestasi dan dedikasi.

Foto: Isimewa
Selain penegakan disiplin, Kasad menekankan pentingnya mendukung berbagai program unggulan TNI AD melalui kontribusi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mendorong seluruh satuan untuk mengoptimalkan komunikasi publik dengan memanfaatkan media digital dalam menyebarluaskan berbagai kegiatan dan capaian positif, sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap TNI AD.
Mengakhiri amanatnya, Kasad mengajak seluruh prajurit dan PNS TNI AD untuk terus menjaga integritas, memperkuat soliditas, meningkatkan profesionalisme, serta mengabdikan diri secara tulus demi kepentingan rakyat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Lie/Penkostrad)












