Radargempita.co.id
JAKARTA BARAT, – Kebakaran menghanguskan empat unit rumah di kawasan RT 01/RW 08, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (5/7/2026) petang. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dengan estimasi kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp.1 miliar.

Berdasarkan informasi di lokasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Rumah yang diduga menjadi titik awal kebakaran diketahui milik Suratman (82), warga Jalan Kemanggisan Pulo, RT 01/RW 08, Kelurahan Palmerah. Sebelum kejadian, korban sempat keluar rumah sekitar pukul 18.00 WIB untuk membeli dua batang lilin. Setelah kembali, korban masuk ke dalam rumah dan mengunci pintu dari dalam.
Sekitar pukul 18.31 WIB, warga melihat kobaran api muncul dari bagian atas rumah dan dalam waktu singkat membesar hingga merambat ke bangunan di sekitarnya. Akibat kejadian tersebut, empat rumah terdampak kebakaran, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara tidak terdapat korban luka.
Petugas gabungan dari unsur kepolisian, TNI, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Selain melakukan pemadaman, petugas juga melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan situasi aman. Proses pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai pada pukul 22.41 WIB.
Terpisah, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan pihaknya mengerahkan 13 unit mobil pemadam kebakaran dengan total 65 personel untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke permukiman di sekitarnya.
“Total pengerahan akhir, 13 unit dengan 65 personel,” ujar Syaiful Kahfi pada Minggu malam.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari kompor yang sedang digunakan untuk memasak air. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh aparat kepolisian. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan peralatan memasak dan sumber api dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
(Sandi Yudha)












