Radargempita.co.id
PANGANDARAN, – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pangandaran bekerja sama dengan Thanks Institute Indonesia menggelar kegiatan Self Healing dan Emotional Cleansing bagi personel Polri dan Bhayangkari. Kegiatan berlangsung di Aula Mapolres Pangandaran, Rabu (24/06).

Program tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan kesehatan mental dan emosional anggota Polri beserta keluarga di tengah tuntutan tugas yang semakin kompleks.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menyampaikan bahwa personel Polri tidak hanya dituntut memiliki kemampuan profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga ketahanan mental dan emosional yang baik. Menurutnya, keseimbangan antara tugas kedinasan dan kehidupan keluarga menjadi faktor penting dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Foto: Istimewa
“Pelatihan ini diharapkan dapat membantu personel dan keluarga besar Polri dalam mengelola emosi serta tekanan kehidupan sehari-hari. Dengan kondisi mental yang lebih baik, anggota dapat menjalankan tugas dan kehidupan keluarga secara seimbang, harmonis, dan produktif,” ujarnya pada Rabu.
Kegiatan menghadirkan motivator nasional Dr. Ketut Abid Halimi sebagai narasumber. Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan materi pengembangan diri melalui berbagai metode, seperti senam otak, senam hati, dan hipnoterapi.
Menurut Dr. Ketut, senam otak bertujuan membantu meningkatkan konsentrasi dan fokus berpikir, sedangkan senam hati diarahkan untuk membangun ketenangan batin, optimisme, serta kemampuan menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
“Ketika pikiran dan hati berada dalam kondisi sehat, seseorang akan lebih mampu mengelola tekanan, menjaga hubungan dengan keluarga, serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” katanya.
Suasana reflektif mewarnai sesi emotional cleansing yang menjadi penutup kegiatan. Para peserta diajak melakukan perenungan untuk mengelola beban emosional, meningkatkan rasa syukur, dan memperkuat semangat pengabdian.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Pangandaran berharap personel dan Bhayangkari memiliki ketahanan mental yang lebih baik sehingga mampu mendukung terwujudnya pelayanan Polri yang Presisi, humanis, dan responsif kepada masyarakat pada momentum Hari Bhayangkara ke-80.
(Red)












