Radargempita.co.id Sumut
MEDAN – Satpam SPPG Guntur Sugoro (41) yang diduga ditembak kawanan begal di Deli Serdang telah menjalani operasi pengangkatan peluru yang bersarang di punggungnya. Sebelumnya, Guntur kesulitan mengangkat peluru tersebut karena terkendala biaya, namun akhirnya operasi dapat dilakukan berkat bantuan dari Wakil Ketua Komisi 3 DPR RI Ahmad Sahroni.

Operasi pengangkatan peluru dilakukan di RS Siloam Medan pada Selasa (26/5/2026). “Sudah (operasi), hari ini rencananya mau keluar,” kata Guntur saat diwawancarai di rumah sakit.
Menurut Guntur, peluru yang bersarang di tubuhnya berjumlah satu dan telah menembus hingga ke bagian paru-parunya. Sebelum dioperasi, dia merasakan sesak dan sulit bernapas. “Pelurunya satu, di tulang rusuk di bawah dada sebelah kanan, tembus ke paru. Sekarang sudah nggak sesak. Kalau kemarin, pas masih (peluru) ngomong susah,” sebutnya.
Guntur mengucapkan terima kasih kepada Ahmad Sahroni karena seluruh biaya operasinya ditanggung dan dia tidak perlu mengeluarkan uang sama sekali. “Dari Bapak Sahroni kemarin, terima kasih untuk Bapak sudah niat membantu. Saya sama sekali tidak keluar biaya,” ujarnya.
Sebelumnya, pembegalan terjadi di Jalan Pasaribu, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Senin (11/5) sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, Guntur berangkat dari rumahnya di Jalan Mesjid Taufik, Kecamatan Medan Perjuangan, menuju rumah temannya di Desa Saentis dengan tujuan meminjam uang karena belum gajian. “Jadi, mau pinjam uang ke kawan sekitar Rp200 ribu untuk biaya makan,” kata Guntur.
Setibanya di lokasi kejadian, dia dipepet oleh lima orang muda yang menaiki sepeda motor dan berusaha merampas motornya. Guntur menyebut tidak mengenal para pelaku. Saat ia berusaha mempertahankan kendaraannya dengan menabrak motor pelaku, ia disabet senjata tajam dan ditembak di bagian punggung.
Atas kejadian ini, pihak Guntur telah membuat laporan ke Polrestabes Medan dengan nomor STTLP/B/1962/V/2026/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumut tertanggal 12 Mei 2026. Pihak kepolisian kini tengah menyelidiki kasus tersebut.













