Menu

Mode Gelap
Sinergitas Polres Pelabuhan Belawan & Pemkab Deli Serdang Dukung Ketahanan Pangan

Berita

Minyak Sawit Merah Kaya Nutrisi Untuk Dukung Kesehatan Tubuh

badge-check


					Minyak Sawit Merah Kaya Nutrisi Untuk Dukung Kesehatan Tubuh Perbesar

RadarGempita.co.id

Ragam, – Pola makan yang sehat dan seimbang menjadi kunci penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Selain karbohidrat dan protein, tubuh juga memerlukan asupan vitamin, antioksidan, serta lemak sehat untuk mendukung berbagai fungsi organ. Nutrisi tersebut berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, membantu metabolisme, serta melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Salah satu sumber nutrisi yang dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut adalah minyak sawit merah atau red palm oil (RPO), yang dikenal sebagai salah satu superfood lokal dengan kandungan fitonutrien tinggi. Pentingnya Penuhi Asupan Nutrisi Dilansir dari laman Tribune.com, Selasa (31/03) Dokter sekaligus ahli gizi, dr. Tan Shot Yen, menekankan pentingnya memenuhi kebutuhan karbohidrat dengan mengonsumsi karbohidrat utuh, seperti nasi merah, ubi, singkong, atau jagung untuk memberikan energi yang lebih tahan lama.

Dr. Tan juga menggarisbawahi pentingnya protein hewani dalam menu sahur untuk mendukung metabolisme, serta meningkatkan imunitas. “Manusia butuh asam amino lengkap dari protein sebagai bagian dari gizi seimbang,” papar dr. Tan.

Foto: Istimewa

Kandungan Minyak Sawit Merah Sebagai Pendukung Nutrisi Harian:

Selain karbohidrat dan protein, tubuh juga memerlukan dukungan antioksidan, vitamin A, dan vitamin E yang cukup untuk menangkal stres oksidatif dan menjaga daya tahan. Salah satu sumber nutrisi yang kaya akan ketiganya sekaligus mudah diintegrasikan ke dalam menu harian adalah minyak sawit merah (MSM) atau red palm oil (RPO).

Berbeda dengan minyak goreng konvensional, minyak sawit merah diproses secara minimalis tanpa tahap pemucatan, sehingga kandungan nutrisi alaminya tetap terjaga utuh Apa saja kandungan nutrisi yang terdapat dalam MSM? Diberitakan Kompas.com, menurut Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), MSM mempertahankan senyawa fitonutrien yang meliputi karoten sebagai sumber pro-vitamin A.

Dengan kandungan tersebut, karoten dalam minyak sawit merah juga dapat memberi manfaat bagi ibu menyusui dan bayi.

Mengutip tulisan berjudul “Infant growth and health outcomes associated with 3 compared with 6 mo of exclusive breastfeeding” dalam The American Journal of Clinical Nutrition, Air Susu Ibu (ASI) adalah sumber vitamin A bagi anak yang bermanfaat meningkatkan daya tahan tubuh bayi terhadap infeksi serta.

Jika kandungan ASI rendah akan vitamin A, maka anak pun akan mengalami kekurangan vitamin A. Untuk mencegah risiko tersebut, ibu menyusui dapat mengonsumsi asupan kaya akan Vitamin A, salah satunya Minyak Sawit Merah.

Tulisan berjudul “Comparison Of The Effects Of Supplemental Red Palm Oil And Sunflower Oil On Maternal Vitamin A Status” yang diterbitkan di The American Journal of Clinical Nutrition menyebut bahwa konsumsi minyak sawit merah oleh ibu hamil dan menyusui dapat meningkatkan jumlah dua jenis karotenoid, yaitu alfa-karoten dan beta-karoten, pada Air Susu Ibu (ASI).

Karoten dalam MSM juga berperan sebagai antioksidan yang bermanfaat meningkatkan sistem imun sekaligus menjaga kesehatan mata dan kulit, sementara vitamin E mendukung fungsi kardiovaskular dan memperkuat kekebalan tubuh.

Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) dalam tulisan berjudul ‘Perspektif Global Ilmu dan Teknologi Pangan’, menyebut bahwa dalam MSM juga terdapat tokoferol, kandungan yang berperan sebagai antioksidan alami. Tokoferol mampu menangkap radikal bebas secara efektif dan mencegah peroksidasi asam lemak tak jenuh.

Menurut Peneliti dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Frisda Rimbun Panjaitan, dalam minyak sawit merah juga terkandung fitosterol dan squalen, yang bermanfaat menyeimbangkan lemak jahat dan lemak baik dalam tubuh. “Kandungan nutrisinya sangat banyak. Yang paling besar fitosterol dan squalen dalam kandungan minyak itu adalah pro vitamin A, vitamin E. Ini hampir tidak dipunyai oleh minyak nabati manapun di dunia,” ungkapnya kepada awak media beberapa waktu lalu.

Cara Menyajikan dan Mengolah Minyak Sawit Merah sebagai Superfood
Meski memiliki kandungan nutrisi tinggi, cara pengolahan minyak sawit merah juga memengaruhi kualitas gizinya.

Jurnal teknik yang diterbitkan Agro Fabrica pada bulan Juni 2025 menganalisa kadar vitamin E dan Karoten pada MSM dan minyak goreng sawit biasa dengan menggunakan metode deep fat frying dalam suhu yang berbeda-beda.

Hasil dari penelitian tersebut memperlihatkan bahwa kandungan tokoferol dan karoten mengalami penurunan saat digunakan untuk menggoreng dengan suhu tinggi–baik dengan minyak sawit merah maupun minyak goreng biasa. Hal ini turut memengaruhi nilai gizi yang terdapat di dua jenis minyak tersebut.

Meski begitu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa minyak sawit merah tetap memiliki kandungan tokoferol dan karoten yang lebih tinggi dibandingkan minyak sawit goreng setelah melalui proses penggorengan.

Sebagai alternatif, minyak sawit merah bisa digunakan untuk varian menu yang lebih sehat. Ahli Gizi Universitas Airlangga (UNAIR), Lailatul Muniroh menyarankan beberapa cara mengolah masakan dengan MSM, seperti ditumis, dipanggang, ataupun digunakan sebagai campuran salad dressing. Minyak sawit merah dapat menjadi salah satu pilihan bahan pangan yang membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Praktik Perjudian Tembak Ikan dan Roulette Bertaburan di Deli Serdang, Diduga Ada Lobi ke Penegak Hukum

7 April 2026 - 08:25 WIB

AssistX Ajukan Paten AI, Langkah Baru Menuju Kedaulatan Teknologi Indonesia

7 April 2026 - 07:26 WIB

KAI Logistik Perkuat Keselamatan Operasional melalui Implementasi Dashcam Berbasis AI pada Armada Trucking

7 April 2026 - 03:20 WIB

Residivis Narkoba Diamankan, Sabu dan Ekstasi Disita

6 April 2026 - 23:44 WIB

Panduan Pemula: 7 Langkah Praktis Kirim Paket Ke Luar Negeri dari Rumah

6 April 2026 - 01:32 WIB

Trending di Berita

Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan